Rabu, 12 Oktober 2016

SUKSES bukanlah karena mengerjakan apa yang anda cintai!



Seringkali dalam berbagai kesempatan, dikatakan bahwa kita harus mengerjakan apa yang kita suka agar bisa menjadi sukses..

Rasanya hal ini sangatlah meyesatkan. Dengan mengerjakan apa yang kita SUKA atau CINTAI, maka hanya akan berujung pada kehancuran.
Karena apa?

Karena bertentangan dengan hukum alam nomor 1

"NO PAIN NO GAIN"



Yah, sekilas cerita, 
Dahulu ada seorang pria sederhana kuliah di ITB berpacaran dengan seorang gadis kembang kampus, namun di tengah jalan sang gadis berpaling kepada seorang putra konglomerat..

Sang pria itu kemudian terdorong untuk melakukan study terbaiknya dan akhirnya mampu menjadi seorang tokoh yang sangat sukses berkelas internasional, pernah menjabat dirut di berbagai Bank bahkan Telkom.

Sementara si gadis menikahi putra konglomerat dan sang konglomerat kini dirundung hutang luar biasa dan namanya menjadi public enemy number one di Republik ini.


Bahkan uniknya lagi, gadis yang kini telah menjadi perempuan paruh baya itu cerai dan menikah dengan si mantan pacarnya itu  (yang juga telah cerai dengan isterinya).

Happy ending.

Apa kenyataan di balik kisah ini...

Si pria karena kecewa degan kenyataan dulu, kalah bersaing dengan putra konglomerat menjadi seorang petarung dalam belajar dan berkarya.


Dia melakukan yang "HARUS" dilakukan, bukan melakukan yang disukainya..

Yang HARUS dilakukan saat itu adalah belajar keras, bekerja keras untuk dapat setahap demi setahap maju menjadi PRIA yang layak dihargai

Demikian juga ketika kita lihat penyanyi, aktor, ataupun atlet top. Seolah mereka begitu bahagia melakoni pekerjaan yang serba gemerlap penuh sanjung tepuk tangan dan bergelimang uang seolah profesi impian. Tapi tahukah kita akan perjuangan mereka berlatih, berlatih, dan berlatih, bertanding, bertanding, dan bertanding.


Penuh lika liku dan lelah kesakitan. Sang legenda lari sprint dunia"Usain Bolt",  pernah berkata "Saya berlatih lari sampai seolah mau mati rasanya"

Jadi tidak ada jalan pintas serba senang melakukan hanya yang senang-senang saja. Tapi sebaliknya, kita harus melalui jalan terjal melakukan apa yang harus dilakukan. Apakah lembur, kerja non stop, kerja keras, apapun itu percayalah.

"Nothing good is easy"

Tak ada yang bagus itu mudah, apalagi yang luar biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar