Seringkali kita temui ada orang yang berbeda perkataan dan perbuatan yang kita
kenal sebagai kemunafikan.
Mari kita telaah
teori yang disebut "Archetype".
Coba kita sebutkan satu saja karekter atau
personality yang bernilai baik dalam diri kita.
Pasti ada yang
menyebut "rendah hati suka menolong", ada juga pasti yang mengatakan
"pemaaf", ada juga yang akan mengatakan "luwes komunikatif"
dan masih banyak lagi...
Apakah itu memang
karakter asil diri kita?
Ternyata itu semua kemungkinan besar adalah "TOPENG" belaka, yah ternyata topeng belaka.
PERSONALITY yang kita yakini dalah
kepribadian kita itu ternyata adalah topeng!
Dalam kehidupan ini, maka karakter murni kita ialah ada saat kita masih bayi ketika dilahirkan. Seiring waktu maka kita terus menerima pengaruh yang disebut "didikan". Ini tentu disesuaikan dengan kondisi masyarakat di mana kita berada. Di Indonesia, pasti akan beda dengan di India, China, atau Amerika.
Di sinilah
kepribadian kita dibentuk dan akan beda dengan karakter asli kita.
PERSONA...
Kepribadian diri disebut PERSONA, kemudian dalam kamus jadi "personality" bahkan di dalam bahas Indonesia disebut PESONA. Maka ada istilah tebar pesona. PERSONA dalam artian LATIN aslinya adalah TOPENG.
Kepribadian diri disebut PERSONA, kemudian dalam kamus jadi "personality" bahkan di dalam bahas Indonesia disebut PESONA. Maka ada istilah tebar pesona. PERSONA dalam artian LATIN aslinya adalah TOPENG.
Jadi selama
hidup kita, kita terus dijejali didikan untuk menjadi profil di mana kita harus
menjelma agar dapat diterima di tengah masyarakat secara baik. Selain PERSONA,
maka kita juga memiliki EGO. Dapat dikatakan bila kepribadian kita menampilkan
sisi baik maka disebut PERSONA, dan ketika yang jelek timbul, itulah EGO. Itu
semua ditampilkan ke dalam masyarakat secara jelas. Ego ini bukanlah sesuatu
yang ditutupi atau disembunyikan. Misalnya dalam rapat, seringkali orang mementingkan kelompoknya atau
keluarganya. Semua ini dilakukan secara jelas dan SADAR!
Lalu di manakah karakter asli kita itu berada dan kapan munculnya?
Itu ada di dalam "PIKIRAN BAWAH SADAR" kita yang disebut sebagai "SHADOW".
Dan Shadow ini bukanlah Ego. Shadow inilah yang terus ditekan selama ini untuk mati suri
sementara persona dan ego yang terus berkibar keluar. Nah Shadow inilah yang tanpa sadar
muncul dari wujud tersembunyi yang kemudian muncul sebagai "KEMUNAFIKAN".
Jadi ketika
seseorang berkelakukan ramah baik tapi sementara di rumahnya ternyata beringas
dan pemarah. Itulah contoh PERSONA dan SHADOW.
Banyak contoh kasus hal ini. Saya memiliki beberapa teman yang bisnisnya relatif ILEGAL. Namun mereka sangat rajin beramal. Ada juga yang sering menampakan keharmonisan keluarga, namun di rumah semuanya berantakan layaknya perang.
Tentu bukan berarti Shadow ini harus selalu jahat dan jelek. Ada juga Shadow yang baik
mislanya ketika kita dibesarkan dalam masyarakat yang jahat. Maka selalu ada suara hati
yang menuntun kita untuk menuju pada kebaikan. Itulah SHADOW yang baik...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar