Seringkali kita menilai orang dari sisi IQ (Intelektual), EQ (Emosional), ataupun SQ (Spiritual).
Ternyata berdasarkan penelitian manusia itu kecerdasannya bisa dibagi atas "9 macam kecerdasan". Jadi tidak semata kecerdasan itu dilihat dari kemampuan matematis ataupun kekuatan pemikiran logika saja.
Ternyata berdasarkan penelitian manusia itu kecerdasannya bisa dibagi atas "9 macam kecerdasan". Jadi tidak semata kecerdasan itu dilihat dari kemampuan matematis ataupun kekuatan pemikiran logika saja.
Sehingga kita bisa memahami bahwa orang yang tak pandai berhitung tapi hebat berkarir di bidang politik. Atau kenapa ada orang yang berkharisma di bidang agama tapi kok sepertinya kaku dalam berolah tubuh. Dan ada yang kuat dalam bermusik, ataupun hebat dalam bertutur kata.
Setiap manusia adalah unik dan memiliki kecedasan yang khas. Bisa saja seseorang memiliki sekaligus 3 atau 4 macam kecerdasan tersebut.
Inilah PEMBAGIAN "9 MACAM KECERDASAN" manusia :
1. Kecerdasan "MUSICAL-Rhythmic and Harmonic"
Kecerdasan terhadap suara, ritme, nada, dan musik. Orang-orang dengan kecerdasan musikal yang tinggi biasanya memiliki kepekaan terhadap irama, laras, meter, nada, melodi atau warna nada.
Profesi yg cocok :
Musisi dan semua profesi terkait musik (pengarang lagu, ahli rekaman, guru musik, dll), juga DJ, pengrajin alat musik.
2. Kecerdasan "VISUAL-SPATIAL"
Kecerdasan penilaian spasial dan kemampuan untuk memvisualisasikan dengan mata pikiran.
Profesi yg cocok :
Artis dan semua terkait Seni Rupa (pematung, pelukis, dsb), arsitek, desainer grafis dan non grafis, desainer fashion, ahli perhiasan, fotographer, ahli dekor interior.
Kecerdasan penilaian spasial dan kemampuan untuk memvisualisasikan dengan mata pikiran.
Profesi yg cocok :
Artis dan semua terkait Seni Rupa (pematung, pelukis, dsb), arsitek, desainer grafis dan non grafis, desainer fashion, ahli perhiasan, fotographer, ahli dekor interior.
3. Kecerdasan "VERBAL- LINGUISTIC"
Kecerdasan verba-linguistik yg tinggi menampilkan kata-kata dan bahasa yang efektif dan indah. Mereka biasanya pandai membaca, menulis, tutur bercerita dan menghafal.
Profesi yg cocok :
Penyiar, penulis sastra (buku, cerpen, film, drama, dsb), dokumentator, ahli arsip, pengacara, diplomat, politisi, wartawan.
Kecerdasan verba-linguistik yg tinggi menampilkan kata-kata dan bahasa yang efektif dan indah. Mereka biasanya pandai membaca, menulis, tutur bercerita dan menghafal.
Profesi yg cocok :
Penyiar, penulis sastra (buku, cerpen, film, drama, dsb), dokumentator, ahli arsip, pengacara, diplomat, politisi, wartawan.
4. Kecerdasan "LOGICAL-MATHEMATICAL"
Kecerdasan berlogika, abstraksi, penalaran, angka, dan berpikir kritis.
.
Profesi yg cocok :
Ilmuwan, guru science, ahli keuangan, ekonom, auditor, astronom, programer komputer, insinyur.
5. Kecerdasan "BODY-KINESTHETIC"
Kecerdasan mengendalikan gerakan tubuh seseorang dan kapasitas untuk menangani objek dengan terampil. Seringkali berkombinasi denagn kecerdasan "Visual-Spatial".
Profesi yg cocok ":
Atlet, pembalap, pemahat, penari, polisi, dan tentara.
6. Kecerdasan "INTERPERSONAL"
Kecerdasan interpersonal tinggi ditandai dengan sensitivitas mereka kepada suasana hati, perasaan, temperamen, dan motivasi orang lain dan kemampuan mereka untuk bekerja sama untuk bekerja sebagai bagian dari kelompok.
Profesi yg cocok :
Pemasar, motivator, politisi, manajer, guru, dosen, konselor, dan pekerja sosial.
7. Kecerdasan "INTRAPERSONAL"
Kecerdasan dalam introspektif dan self-reflektif. Ini mengacu kepada kepemilikan pemahaman yang mendalam tentang diri: apa kekuatan atau kelemahan seseorang, apa yang membuat seseorang unik, mampu memprediksi reaksi atau emosi sendiri.
Profesi yg cocok :
Filsuf, teolog, ahli kitab agama, pantomin, psikologiu, psikiater,
8. Kecerdasan "NATURALISTIC"
Kecerdasan mengelompokan dan mengklasifikasikan berdasarkan bentuk alam seperti tipe-tipe spesies hewan, tumbuhan, batuan, dan gunung.
Profesi yg cocok :
ahli botani dan zoologi, kolektor, pemandu wisata, aktivis lingkungan, ahli kehutanan dan biologi.
9. Kecerdasan "EXISTENSIAL"
Kecerdasan memahami dan menanggapi masalah mendasar kehidupan manusia. Mulai dari pikiran mendasar bersifat besaran tak terkira kosmo sampai terkecil mikro
Profesi yang cocok :
Filsuf, gamawan, budayawan, ahli teolog, guru spiritual, rohaniwan
Kecerdasan memahami dan menanggapi masalah mendasar kehidupan manusia. Mulai dari pikiran mendasar bersifat besaran tak terkira kosmo sampai terkecil mikro
Profesi yang cocok :
Filsuf, gamawan, budayawan, ahli teolog, guru spiritual, rohaniwan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar